Sejarah Singkat
- Minggu, 15 Januari 2023
- Berita Pengumuman Sekilas-info
- Administrator
- 0 komentar
Pendidikan memiliki tujuan mulia, yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Menanggapi kebutuhan masyarakat di Pulau Rote, yang dikenal sebagai “Pulau Sejuta Lontar”, untuk memperoleh pendidikan berkualitas di sekolah swasta, Kongregasi Religious of the Virgin Mary (RVM) hadir memberikan jawaban atas kerinduan tersebut. Masyarakat Rote Ndao menginginkan hadirnya sebuah lembaga pendidikan yang mampu membentuk anak-anak bangsa menjadi pribadi berkarakter.
SMP Katolik Mother Ignacia didirikan sebagai wujud nyata dari misi pendidikan karakter. Melalui pendidikan ini, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji, menginternalisasi, serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Pendidikan di wilayah ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang turut mendorong pendirian sekolah menengah pertama ini. Akhirnya, pada tanggal 16 Juli 2018, secara resmi SMP Katolik Mother Ignacia mulai beroperasi dengan Sr. Ma. Humiliata Boe Taimenas, RVM, S.Pd sebagai kepala sekolah pertama. Saat itu, jumlah siswa sebanyak 16 orang dan didukung oleh 9 orang guru.
Seiring berjalannya waktu, pada tahun ajaran 2019/2020, jumlah siswa angkatan pertama bertambah menjadi 18 orang karena adanya siswa pindahan. Selain itu, terdapat 31 siswa baru yang mendaftar. Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan juga meningkat menjadi 11 orang, terdiri dari 9 guru dan 2 pegawai. Pada periode ini, jabatan kepala sekolah diemban oleh Sr. Maria Selviana Matias Kune, RVM, S.Pd.