Menjadi Pemimpin Pembelajaran Melalui Program Sekolah Penggerak Tahun 2021
“ When we pray God hears more than we say, answers more than we ask, gives more than we imagine, in His own time and His own way”
Program Sekolah Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi Kepala Sekolah untuk menjadi pemimpin pembelajaran di lembaga yang dipimpinya
Kemendikbud membuka pendaftaran untuk kepala sekolah di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah terpilih untuk menyelenggarakan Program Sekolah Penggerak. Dan salah satunya adalah Kabupaten Rote Ndao. Kepala sekolah yang mendaftar akan diseleksi untuk kemudian ditetapkan oleh tim panel.
Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Kepala sekolah dan guru dari Sekolah Penggerak melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lain
Untuk menjadi Sekolah penggerak, Kepala Sekolah harus lulus seleksi tahap 1 (CV, Esai, Tes Bakat Skolastik) dan tahap 2 (Simulasi Mengajar 10 menit dan Wawancara kurang lebih 60 menit atau 1 jam) “Selama proses yang paling berat menurut saya pada saat menulis esai. Saya sebenarnya guru Bahasa Inggris, jadi dihadapkan pada menulis 50 sampai 200 kata per pertanyaan, dimana ada beberapa pertanyaan, itu yang membuat saya harus berpikir, mengembangkan pikiran, dan meramu kata-kata sehingga bisa memenuhi target itu,”
Setelah pengumuman hasil seleksi Sekolah penggerak kepala sekolah diundang untuk mengikuti sosialisasi program sekolah penggerak selama 3 hari di Kupang ,Aston Neo Hotel. Dan setelah itu dilanjutkan dengan Diklat Komite Pembelajaran bagi para guru tahap 1 dari tanggal 25 Mei s.d 4 Juni secara Daring. Pelatihan Kepemimpinan bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah terhitung tanggal 7 Juni s.d 19 Juni 2021 secara daring juga
“Sebagai Kepala Sekolah saya menyadari bahwa saya harus tetap belajar. “Melalui Program Sekolah Penggerak ini menjadi pelecut, penyemangat untuk terus belajar, merespons perubahan yang terjadi. Salah satu pemikiran Ki Hajar Dewantara, didiklah murid, didiklah anak sesuai dengan zamannya. Jadi kita tak bisa lagi membandingkan dengan saat kita sekolah dengan saat sekarang ini.
Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa IGNACIANS Borong Prestasi di Lomba Bertutur dan Bersyair Cerita Rakyat Rote TBM Zaitun
Pada tanggal 29 November 2022, TBM Zaitun menyelenggarakan kegiatan lomba bertutur, menceritakan cerita rakyat Rote, dan bersyair dalam bahasa daerah. Kegiatan ini bertujuan melestarika
Semarak HUT ke-5 Mother Ignacia, Ignacia Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Mother Ignacia yang ke-5, Ignacia menggelar serangkaian kegiatan menarik yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Salah s
Junior FC Raih Juara 2 Futsal Nelayan Cup U-15 dari 56 Tim, David Fointuna Terpilih Pemain Terbaik!
Tim Junior FC kembali menunjukkan taringnya dalam dunia futsal usia muda. Dalam ajang bergengsi Nelayan Cup U-15 yang diikuti oleh 56 tim dari berbagai daerah, Junior FC berhasil keluar
SMP Katolik Mother Ignacia Bersinar di Festival Generasi Cerdas Nembrala 2023
Festival Generasi Cerdas - Nembrala 2023 yang digelar pada 15 Mei di Kabupaten Rote Ndao menjadi ajang unjuk bakat para pelajar dari berbagai sekolah. SMP Katolik Mother Ignacia tampil
